Apa Multiple Sclerosis?

Multiple sclerosis diyakini telah ditemukan selama berabad-abad yang lalu. Sejak itu pertanyaan telah diajukan tetapi baru sekarang mereka benar-benar menjawab.

Setelah banyak penelitian dan banyak serangkaian penelitian telah dilakukan berkaitan dengan multiple sclerosis, telah menemukan bahwa multiple sclerosis adalah salah satu penyakit yang mempengaruhi sistem saraf yang biasanya dialami oleh orang-orang.

Lebih lanjut tentang etiologi

Penyakit ini mempengaruhi orang-orang milik segala usia dari semua lapisan kehidupan, dengan preferensi terhadap individu muda. Menurut penelitian statistik, perempuan merupakan pembawa yang paling umum dari penyakit ini, khususnya bagi mereka yang tinggal di bagian utara dunia.

Telah ditemukan penelitian bahwa multiple sclerosis memiliki kerentanan genetik. Namun, sebaiknya tidak langsung diwariskan.

Selain itu, karena penyakit ini terutama mempengaruhi sistem saraf, gejala-gejala neurologis sedang diwujudkan. gejala tersebut termasuk kelumpuhan, berjalan masalah, kehilangan visi dan mati rasa. Gejala-gejala ini sering beragam, sangat membingungkan dan berpola. Hal ini membuat lebih sulit untuk diagnosis pasti.

Gejala ini terjadi karena kelainan pada sistem saraf yang disebabkan oleh ketidakmampuan untuk mengirimkan atau transmisi sinyal yang salah. Suatu zat lemak yang mengelilingi dan bertindak sebagai insulator untuk serat saraf disebut mielin. Ini adalah saraf mielin bahwa perlu untuk melakukan dengan benar jumlah listrik yang diperlukan untuk fungsi normal tubuh. Namun, dalam multiple sclerosis, mielin rusak.

Sebagai penyakit autoimun, sel-sel tubuh dan protein jenis serangan sendiri, gagal untuk mengenalinya sebagai diri. Sistem kekebalan tubuh secara alami serangan benda asing, tetapi karena multiple sclerosis merupakan gangguan otoimun, sel-sel tubuh sendiri sendiri menyerang sel sehat dan jaringan.


Pada awal tahun

Kembali pada abad ke-19, orang hanya akan mendengar dan percaya kepada kabar angin, takhayul dan hikmat orang tua atau orang-orang yang biasanya mengurus siapa pun yang sakit. Pengobatan tidak pernah diuji, dan dokter terutama tergantung pada keterampilan mereka mengamati untuk diagnosis pasti. Namun, setelah melihat jurnal mereka, dapat diturunkan bahwa mereka memang benar dalam mendiagnosis kasus seperti multiple sclerosis karena informasi tertulis jelas menyebabkan penyakit tersebut.

Pada abad ke-19, khususnya 1838, sudah ada gambar pasien yang menderita multiple sclerosis. Walaupun dokter saat itu tidak memiliki pemahaman yang penuh multiple sclerosis dan penyakit apa yang bisa menyebabkan, gambar-gambar dan yang dengan jelas menunjukkan apa yang sekarang dikenal sebagai multiple sclerosis.

Penemuan rinci

Adalah seorang profesor bernama Jean-Martin Charcot yang menemukan semua tentang multiple sclerosis. Saat itu 1868 dan dia adalah seorang profesor neurologi khusus di Universitas Paris selama ini. Dia telah diberi tag 'Ĺ“father dari neurologi
karena banyak kontribusi kepada dunia neurologi.

Telah dicatat bahwa Profesor Charcot harus mengamati seorang wanita yang telah tremor yang sangat baru baginya. Selain tremor, ia juga melihat gejala neurologis lainnya seperti gerakan abnormal mata dan mengaburkan visi. Sejak obat waktu itu masih jauh dari maju, pasiennya meninggal. Selama autopsi, ia menemukan bahwa otaknya telah plak atau luka yang dokter sekarang tahu adalah karakteristik multiple sclerosis.
0 Komentar untuk "Apa Multiple Sclerosis?"

Back To Top